Review Buku Anak: Seri Read Aloud – Pangeran Katak yang Bau Ketek Karya Noor H. Dee
Judul buku ini mungkin terdengar jenaka, bahkan sedikit “nyeleneh”. Namun justru dari sanalah daya tarik Seri Read Aloud: Pangeran Katak yang Bau Ketek karya Noor H. Dee bermula. Buku anak ini hadir dengan pendekatan yang ringan, dekat dengan dunia anak, sekaligus menyimpan pesan sederhana yang relevan dengan keseharian.
Sebagai bagian dari seri read aloud (membaca bersama), buku ini dirancang tidak hanya untuk dibaca oleh anak-anak sendiri, tetapi juga untuk dibacakan oleh orang dewasa sehingga dapat menciptakan momen kebersamaan yang hangat.
Seri read aloud: Pangeran Katak yang Bau Ketek oleh Noor H. Dee adalah buku cerita yang menghibur dan mendidik untuk anak-anak, diterbitkan pada bulan Juni 2025 oleh Noura Kids dengan 32 halaman berjenis soft cover. Buku ini berhasil meraih penghargaan IKAPI Awards 2025, yang menunjukkan keberhasilannya dalam menyampaikan pesan tentang kebersihan melalui kisah yang menarik.
Tentang Buku
Kisah Pangeran Katak yang Bau Ketek berkisar pada seekor katak yang mengklaim dirinya sebagai seorang pangeran. Sayangnya, ia memiliki satu kebiasaan yang membuat orang-orang menjauh: tubuhnya tidak bersih dan mengeluarkan aroma yang tidak sedap. Keadaan ini menimbulkan berbagai tanggapan dari orang-orang di sekelilingnya, mulai dari candaan hingga penolakan.
Pangeran Katak yang tampan namun memiliki masalah dengan bau badan, memicu komentar konyol dari penduduk kerajaan. Melalui berbagai petualangan yang lucu, ia belajar untuk menjaga kebersihan dirinya sambil membangun rasa percaya diri. Latar belakang kerajaan yang klasik membuat cerita ini menyerupai dongeng tradisional, tetapi dengan sentuhan modern yang menghibur.
Melalui alur yang mudah diikuti, anak-anak diajak untuk memahami hubungan sebab dan akibat dari kebiasaan yang dijalani oleh tokoh utama, tanpa memerlukan penjelasan yang panjang atau nasihat yang terkesan menggurui.
Buku ini menekankan pentingnya menjaga kebersihan diri dan membangun rasa percaya diri melalui cerita ringan yang tidak bersifat menggurui. Para penilai menghargai cara penyampaiannya yang efektif dalam meningkatkan minat baca anak-anak, disertai dengan tawa dan dialog yang mengalir. Sakdiyah Ma'ruf menyebutnya sebagai "cerita lucu yang penuh makna", bahkan membuat lelucon tentang "10 jenis deodoran untuk Pangeran".
Jalan cerita menyoroti keheranan mendalam sang pangeran saat menghadapi beragam tanggapan dari orang-orang di sekitarnya. Persoalan utama dalam kisah ini adalah bagaimana anak-anak (dari sudut pandang pangeran) belajar mengenali perbedaan antara nasihat baik yang tulus dan hinaan yang bertujuan menjatuhkan. Di sampul belakang buku, sebuah pertanyaan diajukan dengan lugas: "Pujian atau ejekan, ya? Pangeran Katak jadi bertanya-tanya. " Ini mencerminkan gejolak batin anak-anak usia 4-8 tahun yang mulai peduli dengan penilaian teman, namun belum cukup dewasa menghadapi berbagai kritikan.
Inti dari Sebuah Narasi: Pendekatan Penulis
Noor H. Dee menggunakan gaya bahasa yang bersahaja, lugas, serta diselingi sentuhan jenaka. Pilihan katanya familiar di telinga anak-anak, membuat kisah jadi mudah dicerna dan menghibur. Inilah salah satu keunggulan utama buku tersebut: pesan moral tersampaikan secara halus melalui jalinan cerita, bukan lewat nasihat yang terkesan menggurui.
Buku ini menanamkan kesadaran bahwa kebersihan bukan sekadar aturan yang harus diikuti, namun juga bentuk kepedulian pada diri sendiri dan sesama.
Noor H. Dee dikenal luas berkat keahliannya mengolah berbagai topik, mulai dari pendidikan budi pekerti berbasis nilai spiritual hingga kepedulian lingkungan yang kuat. Kesinambungan tema ini terlihat jelas dalam sejumlah seri buku yang pernah ditulisnya, yang semuanya menyoroti urgensi menumbuhkan empati serta tanggung jawab terhadap masyarakat.
Kesuksesan buku ini sangat berkaitan dengan nama besar Noor H. Dee sebagai salah satu pengarang paling disegani dalam dunia buku anak-anak kontemporer di Indonesia. Dilahirkan di Depok pada Maret 1982, ia mendedikasikan hidupnya untuk membuat konten literasi yang mampu memicu daya pikir dan memperluas wawasan generasi penerus. Sebagai editor di Noura Books, ia punya dua peran: sebagai penulis dan kurator yang mengerti standar mutu di industri.
Ideal untuk Dibacakan Bersama (Read Aloud)
Naskah ini dirancang agar nyaman dibacakan lantang, dengan untaian kalimat pendek yang mengalir lembut. Para orang tua atau guru dapat menghidupkan cerita dengan intonasi yang pas, sementara anak-anak bebas menyimak dan menanggapi alur kisah melalui gelak tawa atau berbagai pertanyaan.
Sebagai salah satu bagian dari "Seri Baca Lantang" terbitan Noura Kids, buku ini hadir guna menstimulasi kemajuan berbahasa si kecil. Aktivitas membaca keras atau membaca bersama bukan hanya sekadar hiburan semata, namun juga merupakan cara berliterasi yang teruji ampuh menambah perbendaharaan kata, mengeratkan ikatan antara anak dan pengasuh, serta memoles keterampilan menyimak.
Aktivitas membaca bersama seperti ini membantu:
- melatih kemampuan menyimak anak,
- memperkaya kosakata,
- serta membangun kebiasaan membaca sejak dini.
Ilustrasi yang Menyemarakkan Imajinasi
Foto-foto di buku ini tampil memukau dan sarat akan makna, sehingga anak-anak bisa lebih mudah menyelami dunia cerita dan memahami setiap tokohnya. Daya tarik visualnya juga berperan besar dalam menjaga fokus anak saat kita membaca bersama.
Warna-warna cerah dan karakter yang kuat pada gambar semakin menghidupkan cerita, membuat buku ini sangat menarik dari segi visual. Ilustrasi yang lucu, lengkap dengan tips sehat tentang "merawat ketiak katak", menambah daya pikat bagi anak-anak usia prasekolah.
Buku anak Read Aloud sangat membutuhkan perpaduan yang serasi antara tulisan dan gambar. Dalam hal ini, ilustrator bernama Laboracory memainkan peran yang sangat penting. Ilustrasi dalam buku ini digambarkan sebagai karya yang "keren" dan berkarakter, yang mampu menghadirkan nuansa lucu tanpa menghilangkan esensi ceritanya. Penggunaan warna-warna cerah dan ekspresi karakter yang menggemaskan membantu anak-anak tetap tertarik pada jalan cerita, bahkan jika mereka belum sepenuhnya lancar membaca.
Nilai Edukatif yang Disampaikan Secara Halus
Buku ini menyoroti pentingnya kebersihan diri serta membangun keyakinan diri melalui kisah yang menghibur dan tidak menggurui. Resensi positif menyoroti gaya penulisannya yang berhasil menarik perhatian anak-anak, memicu gelak tawa dan obrolan yang terasa alami. Sakdiyah Ma'ruf berkomentar bahwa buku ini adalah "cerita jenaka yang sarat makna," bahkan berseloroh tentang "sepuluh buah deodoran untuk sang pangeran. "
Pesan tentang pentingnya menjaga kebersihan tubuh yang diselipkan di antara tawa adalah bentuk pendidikan kesehatan yang sangat efektif. Di Indonesia, di mana seringkali nasihat disampaikan secara searah, buku ini menciptakan peluang untuk berdialog secara setara antara orang tua dan anak. Mereka bisa bersama-sama menertawakan kesulitan pangeran sambil memetik pelajaran berharga tentang cara merawat diri.
Sebagai simpulan,
Buku anak-anak berjudul Pangeran Katak yang Bau Ketek, karya Noor H. Dee, adalah bacaan yang lucu sekaligus sarat makna. Ceritanya sederhana, humornya dekat dengan dunia anak, dan ilustrasinya mendukung alur cerita. Buku ini sangat pas dibacakan bersama-sama di rumah atau di sekolah.
Kisah ini membuktikan bahwa bahkan dari cerita yang sangat simpel, anak-anak bisa memetik pelajaran penting tentang pentingnya kebiasaan baik dan menjaga diri sendiri.
Kesuksesan Pangeran Katak yang Bau Ketek memperkuat posisi Noor H. Dee sebagai penulis yang paham bahwa "humor adalah cara paling efektif untuk menyentuh hati anak". Karya ini menunjukkan bahwa kualitas literasi anak tidak ditentukan oleh seberapa berat pesan moralnya, tetapi seberapa baik pesan itu disampaikan tanpa mengurangi kegembiraan anak saat membacanya.
Akhirnya, dapat disimpulkan bahwa Pangeran Katak yang Bau Ketek bukan sekadar buku anak biasa; ini adalah bukti bahwa literasi di Indonesia semakin maju dalam mengolah konten-konten yang unik untuk tujuan pendidikan yang lebih luas. Semoga pendekatan ini menginspirasi lebih banyak karya yang berani mengeksplorasi sisi kemanusiaan yang lucu dan bermakna, demi masa depan literasi anak yang lebih dinamis dan inklusif.
| Judul | Rating | Cerita & Ilustrasi | Tebal | Berat | Format | Tanggal Terbit | Dimensi | ISBN | Penerbit |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| JudulPangeran Katak yang Bau Ketek | Rating5.0 | Cerita & IlustrasiNoor H. Dee | Tebal32 halaman | Berat0.39 Kg | FormatSoft cover | Tanggal Terbit10 Juli 2025 | Dimensi29 cm x 21 cm | ISBN9786238094929 | PenerbitNoura Kids |
Dapatkan buku ini di Marketplace maupun di Gramedia.com
Pesan dari
KATALOG BUKU
Buku pilhan lainnya:
Bingung ingin baca review buku apalagi? Silakan cari disini.
Kamu juga bisa temukan buku lain nya di Katalog Kami




.png)





.gif)

Posting Komentar
0 Komentar